Dr. Suprijanto, S.T., M.T.

Dr. Ir. Suprijanto, S.T., M.T., IPM.

Dr.Ir.
Surpijanto,
S.T., M.T., IPM.
Lektor Kepala
(Associate Professor)
Medical and Industrial Instrumentation

e-mail: supri[at]tf.itb.ac.id

Dr. Suprijanto meraih gelar doktor dalam bidang fisika terapan (applied physics) dari Universitas Teknik Delft (Delft Technical University / Technische Universiteit Delft), Belanda pada tahun 2006 dibawah bimbingan Prof. I.T. Young dan Prof. A. Vossepoel. Beliau mempertahankan disertasi beliau yang berjudul Image processing for monitoring locally induced hyperthermia with magnetic resonance imaging. Setelah kembali ke tanah air , bersama dengan Dr. Farida I. Muchtadi, beliau mendirikan Laboratorium Instrumentasi Medik di lingkungan Program Studi Teknik Fisika ITB pada tahun 2006. Sejak saat itu pula beliau aktif meneliti dengan fokus penelitian pada bidang biofeedback, kuantifikasi citra serta berbagai aplikasi multifisis dalam bidang fisika medis, instrumentasi serta alat kedokteran. Penelitian-penelitian beliau telah berhasil meraih pembiayaan dari berbagai pihak baik dari program internal ITB maupun lembaga di luar ITB seperti Hibah DIKTI dan Asahi Foundation.

Dr. Suprijanto menjabat sebagai ketua program studi S-2 dan S-3 Teknik Fisika serta S-2 Instrumentasi dan Kontrol, FTI, ITB pada tahun 2013-2017. Pada tahun 2018, beliau meraih pengharagaan sebagai dosen berprestasi untuk bidang karya inovasi dari Rektor ITB. Selain mengajar dan meneliti, saat ini beliau menjabat sebagai kepala lab instrumentasi medik serta berperan sebagai anggota senat FTI serta anggota senat akademik ITB.

Bapak dari sepasang putri dan putra ini saat ini seringkali mengisi undangan baik sebagai narasumber, pembicara, tamu ahli dari berbagai seminar, kongres dan pertemuan baik di tingkat lokal, nasional dan internasional. Beliau juga ikut serta dalam program pendampingan diploma-3 (D-3) Akademi Metrologi dan Instrumentasi kerjasama antara Kementerian Perdagangan RI dan FTI ITB sejak awal mula program ini berdiri. Saat ini beliau dipercaya sebagai koordinator program kerjasama ini.